Cara Menanam Cengkeh

Cengkeh merupakan komoditas rempah yang berharga jual tinggi, namun proses penanamannya cukup ekonomis.

Sehingga akhir-akhir ini banyak orang yang tertarik untuk mengetahui proses dan cara menanam cengkeh. Berikut merupakan langkah-langkahnya:

Persiapan Benih Cengkeh

Persiapan Benih Cengkeh
  1. Pilihlah benih yang unggul, berupa buah cengkeh yang sudah tua dan berwarna ungu kehitaman, dan pastikan buah tersebut masak di pohonnya.
  2. Kupas kulit buah cengkeh, keluarkan bijinya. Teliti agar tidak ada kecacatan pada biji tersebut.
  3. Rendam biji cengkeh dengan air selama sehari semalam, kemudian cuci bersih. Pastikan tidak ada lendir yang menempel pada biji cengkeh, bila sudah, keringkan.

Persiapkan Media Tanam

Persiapkan Media Tanam Cengkeh
  1. Gunakan media tanam yang sesuai, berupa tanah yang gembur.
  2. Gunakan pupuk kandang untuk campuran tanah. Siapkan polybag dan lubangi bagian bawah.
  3. Siapkan pula cetok dan air secukupnya.

Pembibitan

Bibit Cengkeh
  1. Campurkan tanah dengan pupuk kandang, gunakan perbandingan berupa dua cetok tanah banding satu cetok pupuk.
  2. Masukkan campuran tanah dalam polybag, buat lubang di tengahnya. Letakkan biji di dalam lubang tersebut, tutup dengan tanah, kemudian padatkan. Cara menanam cengkehdengan cara ini membuatnya cepat tumbuh.
  3. Siram dengan air secukupnya.
  4. Letakkan di tempat yang strategis, terkena cahaya matahari tidak langsung dan terlindungi dari angin yang kencang.

Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan Cengkeh
  1. Pilih lahan di area terbuka dan terkena cahaya matahari secara langsung. Lahan ini difungsikan sebagai tempat pemindahan bibit cengkeh ketika sudah cukup dewasa.
  2. Bersihkan lahan dari gulma dan bebatuan, lakukan pula penggemburan lahan.
  3. Diamkan lahan selama seminggu untuk sterilisasi tanah dari gas yang menghambat pertumbuhan cengkeh nantinya.
  4. Jika telah siap, cangkul tanah dengan kedalaman 75 cm dengan lebar lubang tanam sekitar 50 cm.
  5. Masukkan pupuk kandang ke dalam lubang, dan biarkan selama satu bulan agar meresap secara maksimal. Pemindahan Bibit CengkehPilih lahan di area terbuka dan terkena cahaya matahari secara langsung. Lahan ini difungsikan sebagai tempat pemindahan bibit cengkeh ketika sudah cukup dewasa.
  6. Bersihkan lahan dari gulma dan bebatuan, lakukan pula penggemburan lahan.
  7. Diamkan lahan selama seminggu untuk sterilisasi tanah dari gas yang menghambat pertumbuhan cengkeh nantinya.
  8. Jika telah siap, cangkul tanah dengan kedalaman 75 cm dengan lebar lubang tanam sekitar 50 cm.
  9. Masukkan pupuk kandang ke dalam lubang, dan biarkan selama satu bulan agar meresap secara maksimal.

Pemindahan Bibit Cengkeh

Pemindahan Bibit Cengkeh
  1. Apabila cengkeh telah tumbuh dan bertunas, bisa dipindahkan ke dalam lahan yang telah diolah sebelumnya. Bibit cengkeh yang dapat dipindahkan berumur sekitar 2 tahun.
  2. Robek polybag, pilih bibit berbatang lurus dan berkualitas baik.
  3. Cara menanam cengkeh berikutnya adalah pengambilan bibit cengkeh hingga ke akar, menyemprotnya dengan air bersih dan tanam ke lubang yang telah disediakan.
  4. Padatkan tanaman dan ikat dengan kayu agar tumbuh lurus keatas. Posisikan kayu menancap dalam keadaan miring agar tidak mengganggu proses pertumbuhan bibit cengkeh.
  5. Tebarkan pupuk kandang di sekitar bibit dan timbun kembali lubang penanaman dengan tanah.
  6. Untuk memperbaiki PH tanah, taburkan kapur pertanian di sekitar tanaman.

Perawatan Tanaman Cengkeh

Perawatan Tanaman Cengkeh
  1. Berikan pupuk secara berkala, setiap 4 bulan sekali pada masa dua tahun pertama penanaman.
  2. Untuk menghindari hama, semprotkan insektisida pada tumbuhan agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat. Pastikan daun cengkeh berada dalam keadaan yang baik.
  3. Jika musim kemarau datang, siramlah dengan air dua kali sehari agar bibit cengkeh dapat tumbuh secara maksimal.
  4. Bersihkan gulma secar rutin di sekitar tanaman dan lakukan penggemburan tanah secara berkala setiap bulan.

Cara menanam cengkeh cukup mudah untuk diikuti. Apabila Anda tertarik untuk menaman komoditas rempah unggulan ini, Anda bisa mempraktekannya dalam waktu dekat, terutama ketika musim hujan masih berlangsung.

Baca juga Cara Membuat Pupuk Kompos

Leave a Comment