Cara Membuat Pupuk Kompos

Kompos merupakan pupuk alami dan organik, yang selain bisa menyuburkan tanah juga bermanfaat agar tanaman bisa tumbuh lebih cepat dan maksimal.

Ternyata cara membuat kompos dari daun bisa Anda praktekkan dengan mudah, karena hanya menggunakan sedikit bahan.

Tutorial Cara Membuat Kompos dari Daun

Persiapan

Persiapkan alat yang dibutuhkan, yakni alat-alat kebun, berupa sekop, cangkul, penyemprot air, ember serta kantung untuk kompos.

alat pembuatan kompos

Alat penunjang lainnya yang bisa Anda kumpulkan berupa paku, martil, gergaji, kayu dan terpal untuk area pengkomposan.

Bahan kimia yang di pelukan berupa larutan nitrogen atau EM4, siapkan secukupnya.

Buat lokasi untuk penkomposan berupa tanah atau tempat yang lembab, berupa kotak persegi dengan penutup, ukuran idealnya 1x2x1 meter.

Mulai Pembuatan

Lanjutkan dengan pemasangan kantung kompos, jangan lupa lubangi bagian bawah untuk sirkulasi air maupun udara.

Apabila anda menggunakan compos bag. Fitur sirkulasi udara sudah tersedia. Anda bisa beli di online marketplace.

compos bag

Siapkan daun, cara membuat pupuk kompos dari daun memerlukan daun yang basah dan kering.

Perbandingannya 1 daun basah : 3 daun kering. Daun basah merupakan daun yang masih segar dan hijau, hindari yang berwarna kekuningan.

Sedangkan daun kering adalah daun yang berwarna kuning dan memiliki sedikit kandungan air.

Masukkan daun ke dalam ember, hancurkan dengan gunting, sabit atau alat penghancur lain.

Tambahkan potongan rumput untuk menghemat pemberian nitrogen nantinya.

Masukkan sedikit tanah atau humus untuk pelapis bagian bawah, masukkan daun yang telah dihancurkan, kemudian diatasnya lapisi lagi dengan tanah atau humus.

Tuang Cairan EM4

Jika sudah selesai, padatkan adonan tersebut dan tuangkan cairan EM4 yang telah dilarutkan dengan air, tuang secara perlahan dan merata.

Perawatan

Tutup tempat pengkomposan dengan plastik atau terpal rapat-rapat, lalu biarkan selam 6 minggu untuk proses dekomposisi sempurna.

Pada masa ini, adonan kompos Anda berada dalam proses pemasakkan.

Tambahkan nitrogen jika diperlukan, begitu pula dengan sampah dapur, seperti ampas teh, sayur dan kopi.

Campurkan sekitar 25 persen dari dedaunan kompos dan tumpuk secara berlais diantara adonan.

Hindari menggunakan produk olahan susu, daging atau roti yang padat.

Penambahan tersebut berguna untuk mempercepat pembusukan dan penambahan kandungan protein pada kompos.

Cara membuat kompos dari daun selanjutnya adalah proses pengadukan. Lakukan pengadukan kompos sekitar 3 kali seminggu agar mikroorganisme tercampur secara merata, sehingga lebih cepat menguraikan adonan.

Gunakan sekop atau garpu rumput agar lebih efisien daripada menggunakan tangan.

Pastikan ia tetap lembab, jika kering siram sedikit dengan air.  Namun jangan terlalu banyak karena akan menyebabkan jamur. Penyiraman dilakukan ketika Anda menggenggam adonan kompos dan tidak merasakan air dan suhu yang lembab.

Tahap Akhir

Jika sudah selesai, tutup kembali tempat pengkomposan rapat-rapat, agar terhindar dari cahaya, pertumbuhan jamur, maupun gangguan binatang lainnya.

Campurkan adonan kompos dengan tanah setiap bulan.

Apabila adonan telah berubah menjadi coklat tua dan seragam dengan warna tanah yang ditambahkan sebelumnya, biasanya ketika sudah berusia sekitar 4 hingga  bulan, maka kompos telah siap untuk digunakan.

Angkat, kemudian gunakan sesuai keperluan. Anda bisa langsung mencampurkannya dengan media tanam, atau menjadikannya pupuk untuk tanaman Anda. 

Demikianlah tutorial cepat cara membuat kompos dari daun yang bisa Anda praktekkan ke depannya.

Banyak keunggulan pupuk kompos daripada penggunaan pupuk jenis lainnya, terutama yang berbahan kimia, yakni lebih ramah lingkungan, terjangkau dan bisa dibuat sendiri. Selamat mencoba!

Baca juga Pupuk Pembesar Buah Kelapa Sawit

Leave a Comment