Cara Menanam Rumput Jepang

Rumput Jepang merupakan jenis rumput yang memiliki daya tahan, hasil dan fungsi yang baik daripada rumput jenis lainnya.

Ia lebih cepat menyerap air sehingga jarang ditemukan genangan air pada rumput ini, berikut merupakan cara menanam rumput Jepangyang mudah untuk dilakukan.

Cara Menanam Rumput Jepang agar Lebih Cepat Tumbuh

Proses Penanaman

Pilih bibit tanaman yang berwarna hijau segar. Biasanya untuk rumput jenis ini, bibitnya dijual per meter dengan bentuk bongkahan, jadi Anda harus memisah-misahkannya sendiri.

Proses Penanaman Jepang
Pilih Bibit Rumput Jepang

Bibit yang baik memiliki ciri  daun keras dan tidak layu, ketika dipisahkan, pastikan bagian akar juga ikut terpisah. Rumput tidak akan tumbuh tanpa akar, jadi usahakan agar akarnya tidak mengalami kerusakan.

Lakukan pengolahan lahan sepuluh hari sebelum proses penanaman. Dengan menggemburkan lahan dan mencangkul kedalamannya secara merata.

Ratakan permukaan tanah dan bersihkan dari sisa rumput dan batu yang masih terlihat.

Ratakan Tanah Rumput Jepang
Ratakan Tanah

Taburkan pupuk kandang pada permukaan tanah dengan rasio 2:5, yakni setiap satu meter tanah ditaburi 2,5 kg pupuk kandang.

Setelahnya siram lahan dengan air agak pupuk meresap ke dalam tanah.

Biarkan selama 5 hingga 7 hari, sebelum penanaman dilakukan.

Bibit yang hendak ditanam terlebih dahulu disiram dengan air agar kotoran yang masih menempel larut dan hilang.

Penanaman terbaik dilakukan di sore atau menjelang malam hari. Ini akan membuat rumput dapat menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan media tanam baru dan terhindar langsung dari cahaya matahari, yang menyebabkan tanaman layu.

Cara menanam rumput jepang selanjutnya adalah membuat lubang tanam dengan jarak 10 x 10 cm.

Jarak Tanam Rumput Jepang

Tanam bibit rumput jepang pada lubang tersebut, kemudian ratakan bibitnya.

Siram bibit setelah ditanam, lakukan dengan gembor atau selang agar hasilnya lebih merata dan tidak merusak gerombolan bibit.

Beri Jarak Rumput Jepang

Proses Perawatan dan Pemupukan Rumput

Pada awal penanaman, lakukan penyiraman secara rutin, yakni dua kali sehari, di pagi dan sore hari, agar bibit tumbuh dengan maksimal.

Untuk menjaga rumput agar terus tumbuh dan menyebar secara merata dalam media tanam, berikan pupuk tambahan ketika bibit berumur dua minggu dan berumur 1,5 bulan. Di waktu tersebut, cukup berikan satu kali saja.

Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea dengan  takaran setengah kilogram untuk 10 meter lahan pada usia 2 minggu.

Sedangkan pada usia satu setengah bulan, menggunakan pupuk TSP dengan jumlah takaran dosis yang sama seperti penggunaan pupuk urea.

Sebarkan secara merata kedua pupuk tersebut, agar pertumbuhan bibit rumput jepang tidak hanya subur di satu sisi, dan kering di sisi lainnya.

Selanjutnya adalah cara menanam rumput jepangdengan melakukan perawatan berupa penyiangan pada tumbuhan pengganggu dengan mencabuti gulma dan rumput liar di sekitar tempat tumbuhnya bibit.

Penyiangan ini dilakukan agar bibit tumbuh secara merata tanpa adanya gangguan.

Jaga lingkungan di sekitar lahan untuk menghindari serangan serangga, dengan menjaga sanitasi lingkunganya tetap baik dan bersih.

Sehingga gulma liar dan serangga tidak merusak bibit tanaman.

Pada usia 3 bulan, lakukan pemangkasan pada bibit tanaman. Saat ini bibit telah tumbuh menjadi rumput jepang dewasa.

Pemangkasan kemudian dilakukan setiap tiga bulan sekali untuk menjaga daunnya tetap hijau dan membuat akar rumput tetap terkena sinar matahari.

Demikian langkah mudah cara menanam rumput jepang, sehingga cocok dilakukan oleh pemula. Perawatan rumput ini juga tidak terlalu sulit dan sesuai untuk penghias halaman rumah Anda.

Baca juga Cara Menanam Cengkeh

Daftar liputan Kami :

  1. https://www.theguardian.com
  2. http://www.lasplash.com
  3. https://www.latimes.com
  4. https://daily.sevenfifty.com
  5. https://www.globenewswire.com
  6. https://localemagazine.com
  7. https://www.timeout.com
  8. https://metro.co.uk
  9. https://www.univision.com
  10. https://www.foodrepublic.com